Minggu, 14 Agustus 2011


Hikmah dibalik kisah

Sewaktu kecil, gue sering banget main dokter-dokteran sama tmen2 sepermainan. Kalo dibayangin, waktu itu gue seneng banget, ini crita gue ……………

Alkisah, disebuah desa yang sejuk, rindang, dan tentram rakyat2nya, hiduplah seorang gadis kecil yang lugu (*lucu guiilanii) dan imut (*item mutlak) , dia bernama “putri fajriyatul hasanah”. Yuppzz. betul banget, dia emng lahir tepat pada saat fajar yg bagus, mkanya tuh nama emang cocok buat dia. Dia sering banget main sama tmen2x, biasanya mereka sering main loncat tali, dokter2an, dan engklik. Tapi diantara semua itu, permainan dokter2an yang paling putri suka, Dia yang menjadi dokternya, alasannya se, kayak di iklan “putri pengen nyembuhin temen2 putri yang sakit, biar bias bermain lagi sama putri< horeeee “.

Tapi seiring berjalannya waktu, gadis ini pun tumbuh dewasa menjadi seorang remaja SMA. Impian sewaktu kecil menjadi dokter, tak pernah putus ia kejar. Ia selalu berdoa dan berikhtiyar agar diberi kelancaran dalam mewujudkan impiannya. Dan satu hal lagi, yang gg boleh ketinggalan, restu kedua orang tua. Karena ridlo Allah tergantung pada ridlonya orang tua.
Saat ia kelas 3 SMA, penentuan masa depan pun dimulai,
dia mengikuti tes SNMPTN ambil pilihan 1 FK UNEJ

Pilihan 2 FK UIN syarif hidayatullah Jakarta 



Banyak orang yang meragukan dia bisa diterima di universitas2 tsb lwat jalur  SNMPTN, maklum univeritas2 tsb termasuk  PTN favorit dan passing gradex juga tinggi, belum lagi saingan2 yang segitu banyaknya. Tapi Alhamdulillah, berkat ridlo Allah, saya diterima di pilihan kedua, Allah tidak pernah tidur, Dia selalu mendengar doa para hamba-Nya, dan selalu melihat seberapa keras ikhtiyar yang dilakuin.


Bersambung…..
Nantikan kelanjutannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar